Minggu, 01 Juli 2012

][ KACIBOK ( KISAH CINTA DI FACEBOOK ) ][

☆Dunia ♥ T-WekzLib
Malam ini terasa hening dan mencekam. Di kota Surabaya pun terdengar suara rintikan hujan yang sudah mulai terdengar membasahi kota tercintaku ini. Aku yang masih terjaga dalam tidurku, karena semua orang penghuni rumah sudah pada tertidur lelap. Namun tiba-tiba ponselku menjerit. Panggilan itu bertanda memintaku untuk segera diambil. Lalu ku ambil di atas meja sambil ku melihat ke arah jendela kecil yang berada pas dibelakang rumah. Ku melihat gelap hingga rintikan hujan pun tak terlihat oleh mataku, namun suaranya masih saja terdengar dengan derasnya. Hingga pohon pisang yang ada di belakang rumah pada riuh. Ku alihkan pandanganku ke layar ponselku yang berukuran 320 x 240. Setelah ku lihat, tertulis di situ ada satu pesan masuk. Langsung ku membaca pesan tersebut. Ternyata dari nomor yang tak ku kenal, begini isi pesan singkatnya :

"Melalui rintikan hujan malam ini, aku kirim salam kenal darimu manis."

Dengan membaca pesan tersebut, kontan saja membuat ku terkejut sambil ku rebahkan tubuhku ke tempat tidur. Aku tersenyum saat membaca susunan kalimat yang terkirim untukku. Sambil ku baca berkali-kali kalimat tersebut, ku mengingat-ingat tentang siapakah yang mengirimiku pesan seperti itu. Lalu barulah ku teringat tentang Ilup. Ilup adalah seorang lelaki yang tinggal di Jakarta. Aku mengenalnya lewat situs jejaringan social yang sudah tak asing lagi ditelinga, yaitu facebook. Sudah lumayan lama juga aku mengenalnya, namun baru kemarin aku bertukar nomor ponsel dengannya. Setelah ku baca sekali lagi pesan itu, maka langsung ku balas dengan candaan.

"Dari kejauhan, aku mencoba berteduh dari hujan dan ku ucapkan salam kenal balik untukmu Ilup"

Sejak rintikan hujan waktu itu, kita pun sering SMS'an dan sekali-kali dia juga meneleponku. Setiap hari selalu ada saja pesan yang masuk dari Ilup. Aku bahkan tak terlalu mengenal sosok Ilup. Bertemu pun tak pernah, karena dia memang berada jauh dari kota Surabaya yaitu kota Jakarta. Aku mengenal Ilup hanya lewat kata dan suara yang selalu ku dengar. Apalagi terkadang dia sering menyanyikan lagu-lagu kesukaanku lewat telepon. Yach,, itu karena dia anak band sebagai vokalisnya. Maka tak bisa ku pingkiri, suaranya sampai bikin hatiku luluh dan klepek-klepek dibuatnya. Tapi setiap kali Ilup tak memberi kabar kepadaku, aku serasa rapuh. Aku diam-diam menyimpan rasa rindu padanya. Rindu akan kata-kata yang dia kirim, rindu akan suaranya, rindu akan perhatiannya, rindu akan candaannya, rindu akan gangguannya, rindu akan ledekannya, dan rindu akan semuanya. Haduch,, semakin ku merasakan rindu, maka angka pulsaku pun makin menipis.
***

Sejak perkenalan itu, kami pun memutuskan memadu kasih. Semakin ku mencintainya, maka semakin ku ingin berjumpa tuk melepaskan rasa rinduku kepadanya. Walau pun aku tak pernah bertemu dengannya, namun Ilup telah menjadi pelengkap hatiku yang dahulu merasa kurang. Hingga saat ini pun kami sudah menghabiskan waktu bersama-sama. Aku sungguh mencintai Ilup, tidak lebih dan tidak kurang. Namun dalam benakku terlintas. Aku ingin bertanya sesuatu padanya  tentang keraguanku selama ini. Aku pun bertanya kepadanya lewat pesan

"Ilup,, apakah aku layak berada disampingmu?!? Dan Apakah kamu yakin mencintaiku?!?".

Lama juga kumenanti jawabannya. Hingga aku pun tertidur lelap dan hingga pagi pun menyapaku kembali dengan sinarnya yang menyilaukan mataku. Huhh. Ternyata hari ini aku bangun kesiangan dan mencoba melihat layar ponselku. Ternyata belum ada balasan darinya. Apakah dia bingung dengan pertanyaan yang aku ajukan semalam?!? Akhirnya ponselku pun berdering juga. Langsung segara ku membaca pesan singkatnya. Ternyata dari Ilup, aku sungguh senang karena pesannya yang selalu kunanti-nantikan.

Sayang, pesanmu itu telah membuatku sedih dan pedih. Bagaikan tersambar petir. Aku sadar, kita memang berada dikota yang berbeda. Tapi kita adalah dua sisi dari sebuah uang logam. Dekat, lekat namun terpisah. Sayang,, aku tetap mencintaimu. Kamu akan selalu berada dihatiku. Tak kan ada yang bisa mencintaku daripada kamu. Tapi hidup ini memang tak adil. Kita saling mencinta, namun harus terpisah oleh jarak.”

Balasan darinya membuat hatiku sedikit lega, namun tidak untuk fikiranku. Karena sejak ku bertanya padanya, sikap Ilup berubah. Aku merasa dalam kesendirian. Sikap yang ditunjukkan kepadaku pun berubah hingga 180 derajat tak memperdulikan aku lagi. Maka salah satu yang aku lakukan adalah berfikir dan menangis dalam kegelapan. Saat malam tiba, aku selalu menata mimpi. Agar aku memimpikan Ilup saat tertidur lelap. Aku mencoba memejamkan mataku kuat-kuat memulai memikirkan sosok Ilup berada di dekatku. Namun segara ku buka mata secepat kilat, saat ku teringat akan pesan yang ku kirimkan ke Ilup.

Aku merasa dunia ini terasa sunyi, sepi dan serasa akan runtuh. Itu semua karena tanpa Ilup menemani hari-hariku. Hingga beberapa teman terdekatku pun mengatakan, bahwa merasakan diriku ini berbeda setelah ku dekat dengan Ilup. Ada yang bilang, kalau diriku ini telah di guna-guna olehnya. Tapi perkataan yang telah ku dengar dari telingaku, tak pernah ku menghiraukannya. Apalagi kalau masalah Ilup. Dalam kesendirian aku mencoba tuk tersenyum, mengingat semua yang telah terjadi. Tapi hatiku masih terasa rapuh, karena telah kehilangan sosok Ilup. Tapi hatiku tak bisa memungkiri semuanya. Aku masih mengharapkannya hingga malam ini pun aku masih merindukannya. Rindu yang ku tujukan kepada Ilup. Karena Ilup adalah seseorang yang telah membuat hidupku berubah menjadi lebih baik. Hingga ku memberikan cinta terindahku hanya untuknya.

Kesempatan emas yang aku tunggu-tunggu tlah berlalu begitu saja. Karena yang paling berharga saat itu adalah Ilup menemui aku di Surabaya tepat dihari ulang tahunku. Namun hal gila itulah yang selalu aku ingat. Berharap bertemu dengannya dan masih berharap dia mencintaiku. Sedangkan Ilup sudah menjadi milik orang lain. Yach,, Ilup sekarang telah memiliki kekasih yang ke-kota dengannya. Maka,, perpisahan itu pun terjadi sebelum dihari ulang tahunku. Perpisahan yang sungguh menyakitkan hatiku dan tak bisa ku lupakan dalam beberapa waktu. Satu kata yang mewakili perpisahan kami yaitu kata PUTUS. Putus tanpa sebab, itulah yang terjadi. Entah kenapa semua ini harus terjadi pada diriku. Aku selalu merasa tersakiti oleh Ilup. Tapi paling tidak, aku telah mengubah takdirnya untuk tidak mempertahankan cinta yang semu ini.

***

Sejak Ilup mengkhianati cintaku, aku merasa hidupku terpuruk. Hingga berkali-kali seorang sahabatku mengatakan:

Jangan sedih lagi ya?!? Memang terkadang apa yang kita inginkan bukan yang terbaik, yang diberikan Tuhan kepada kita. Tuhan lebih tahu mana yang terbaik untuk hambanya.”

Ucapan yang membuatku muak dan tak pernah terpikirkan oleh akal sehatku. Karena yang kurasakan hanyalah kebencian kepada Ilup. Kenapa Ilup bisa setega itu kepadaku?!? Hingga langsung spontan bibirku menjawab :

Kamu memang mudah berkata seperti itu. Namun kamu tidak merasakan apa yang telah aku alami. Kepergiannya sungguh membuat hatiku hancur dan hari-hariku sepi tanpanya.”

Aku tau kalau dia ingin aku bangkit dan mencoba menyadarkan aku dari semuanya. Langsung dia menatap dengan tatapan tajam dengan tegas dia berkata :

Sudahlah,, sia-sia saja kamu mencintainya. Jangan pernah kamu berharap pada Ilup. Masih banyak kok lelaki yang jauh lebih baik dari Ilup. Ingat,, relakan dia pergi bersama orang lain dan biarkan dia merasakan kebahagiaan bersama orang lain. Ikhlaskan saja”.

Setelah ku cerna tiap kata yang dia ucapkan, ternyata ada benarnya juga. Tapi terasa berat oleh ku untuk meninggalkan semua kenanganku bersama Ilup. Karena ku menganggap dengan adanya Ilup, hidupku terasa lengkap. Lalu ku coba memejamkan mata sambil meneteskan butiran-butiran hujan dari kelopak mataku. Dalam hatiku pun berkata :

Selamat tinggal Ilup. Selamat tinggal kenangan. Kini kau tlah menjadi masa laluku. Esok,, adalah masa depanku. Aku yakin, Tuhan akan mengirimkan aku seorang pangeran hati yang benar-benar menjadi pelengkap hatiku untuk selama-lamanya. Semoga kamu merasakan kebahagiaan bersamanya

Rabu, 18 Januari 2012

][ MELIHAT STATUS FACEBOOK LAMA ][

 
Pasti kalian akan merasa kangen kan sama status facebook yang lama. Yach,, sebagai pelepas rindu dan mengenang masa-masa tersebut, maka kalian coba dech. Pasti gak akan nyesel dech

  1. Masuk ke facebook.
  2. Klik My Status
  3. Pilih Izinkan
  4. Taraaaaaaa,, lihat dech hasilnya. keluar semuakan statusnya?!?
Selamat mencoba kawan

..::5HARE TO::..

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More
Pie 86 peE -{_Gallery ♥VPie◥♀◤MahaDhifa♥_}-